WahanaNews.co, Jakarta - Wakil Ketua Umum (Waketum) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Arnod Sihite, resmi berlabuh ke Partai Demokrat.
Tokoh buruh yang dikenal aktif memperjuangkan kepentingan pekerja itu kini dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Strategis Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI), organisasi sayap kepemudaan Partai Demokrat.
Baca Juga:
Golkar dan Demokrat Serahkan Isu Reshuffle Kabinet Sepenuhnya ke Presiden Prabowo
Penunjukan tersebut menandai langkah strategis Arnod dalam memperluas ruang perjuangannya dari gerakan serikat pekerja ke panggung politik nasional. Meski demikian, kiprahnya di dunia politik bukanlah hal baru. Ia telah memiliki pengalaman panjang dalam berbagai organisasi politik dan kepemudaan di tingkat nasional.
Ket foto: Arnod Sihite dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Strategis Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI) Hotel Acacia, Jakarta, Sabtu (8/11/2025).
Di Partai Golkar, Arnod pernah dipercaya menempati sejumlah posisi strategis, di antaranya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, Wakil Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Golkar, serta Ketua Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG). Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957, salah satu organisasi pendiri dan kekuatan historis dalam keluarga besar Partai Golkar.
Baca Juga:
Usai Jenguk SBY di RSPAD, Demokrat Ucapkan Terima Kasih ke Wapres Gibran
Sementara di Partai Perindo, Arnod juga memegang sejumlah jabatan penting, antara lain sebagai Ketua DPP Bidang Ketenagakerjaan, Ketua Umum badan serikat pekerja persatuan indonesia sayap Partai Perindo, serta Wakil Direktur Tim Pemenangan Nasional pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD pada Pemilihan Presiden 2024.
Pengalaman panjang tersebut melengkapi kiprah Arnod di dunia gerakan buruh. Selain menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KSPSI, ia juga dikenal sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Percetakan, Penerbitan, dan Media Informasi KSPSI (PP FSP PPMI-KSPSI).
Dalam berbagai perannya, Arnod aktif mengawal isu-isu strategis ketenagakerjaan, mulai dari perlindungan hubungan industrial, peningkatan kompetensi pekerja, hingga penguatan program jaminan sosial bagi tenaga kerja.
Selain itu, Arnod saat ini juga menjabat sebagai anggota Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional forum resmi yang mempertemukan pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam merumuskan kebijakan strategis di bidang ketenagakerjaan.
Arnod menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan Partai Demokrat dan Bintang Muda Indonesia terkhusus kepada Ketua Umum DPB Farkhan Evendi dan Sekretaris Jendral Wawan Sugiyanto.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat peran partai dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya kalangan pekerja.
“Kepercayaan ini tentu menjadi tanggung jawab besar bagi saya. Selama ini saya berjuang melalui gerakan serikat pekerja, dan kini saya ingin memperluas perjuangan itu melalui Partai Demokrat agar aspirasi pekerja dapat diperjuangkan secara lebih strategis dalam proses pengambilan kebijakan,” ujar Arnod kepada wartawan Selasa (10/3/2026) di Jakarta.
Menurutnya, keterlibatan dalam partai politik merupakan bagian dari upaya memperkuat representasi pekerja dalam proses perumusan kebijakan nasional. Ia menilai perjuangan buruh tidak cukup hanya melalui jalur terakhir aksi demonstrasi membangun dialog dengan pemerintah dan pengusaha, tetapi juga perlu diperkuat ide dan gagasan kebijakan melalui jalur politik dan parlemen.
“Gerakan buruh bukan hanya perjuangan praktis, tetapi juga perjuangan politik. Banyak kebijakan yang menentukan nasib pekerja lahir dari proses politik. Karena itu saya merasa penting untuk ikut terlibat dan berjuang bersama partai Demokrat,” katanya.
Terkait posisinya sebagai Wakil Ketua Umum KSPSI, Arnod juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KSPSI, Yorrys Raweyai, yang selama ini memberikan ruang kebebasan bagi para kader organisasi untuk menyalurkan hak politiknya.
Ia menegaskan bahwa KSPSI sebagai organisasi buruh tetap menjaga independensi dan tidak berafiliasi secara resmi dengan partai politik tertentu, meskipun sejumlah kadernya aktif di berbagai partai.
“KSPSI memberi ruang bagi kadernya untuk menyalurkan hak politik. Ini bagian dari ikhtiar agar suara pekerja bisa semakin kuat dalam menentukan arah kebijakan nasional,” ujarnya.
Dengan pengalaman panjang di dunia politik dan gerakan buruh, kehadiran Arnod Sihite di Partai Demokrat dan Bintang Muda Indonesia diharapkan dapat memperkuat basis dukungan dari kalangan pekerja sekaligus mendorong agenda perjuangan sosial-ekonomi yang lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat.
[Redaktur: Amanda Zubehor]