Masukkan media tanam dengan perbandingan yang sama seperti di polybag, setelah itu pindahkan satu benih jagung pada satu pot. Jangan lupa untuk melubangi pot untuk jalan keluar air, serta penyerbukan jagung dibantu oleh angin, karena itu yang terbaik adalah menanamnya secara berkelompok. Dengan demikian, serbuk sari memiliki kesempatan yang baik untuk berkecambah.
5. Lakukan Pemeliharaan
Baca Juga:
Panen Jagung, Bupati Nias Ingin Masyarakat Diberdayakan Melalui Program Ketahanan Pangan
Setelah proses menanam selesai, perlu untuk melakukan pemeliharaan agar mendapatkan hasil yang memuaskan.
- Penjarangan, langkah yang satu ini perlu kamu lakukan karena hal ini merupakan tahap pengontrolan tanaman.
- Pembumbunan juga merupakan langkah penggalian parit antar bedengan. Hal ini ditujukan agar tanaman jagung tidak mudah rebah serta jatuh dan membuat jagung lebih kokoh lagi.
Baca Juga:
Kapolres Nias Panen Jagung Serentak Bersama Petani di Desa Lasara Bahili, Gunungsitoli
- Pemupukan dan pengairan, proses ini sangat penting karena berguna untuk menambah unsur hara dan kesuburan tanah.
- Pencegahan hama tanaman, kamu dapat melakukan penyiangan untuk membersihkan tanaman dari rumput pengganggu atau tanaman gulma.