Pengelolaan Diri (Self-management)
Pengelolaan diri melibatkan kemampuan dalam mengendalikan emosi, beradaptasi, fokus pada pencapaian, dan membangun rasa percaya diri serta optimisme.
Baca Juga:
5 Tipe Sosok yang Otaknya Paling Encer Menurut MBTI, Kamu Termasuk?
Seorang pemimpin perlu mampu mengendalikan emosinya dengan baik agar tujuan organisasi dapat tercapai. Dengan kemampuan ini, pemimpin dapat menghadapi berbagai situasi dengan tepat.
Dengan demikian, ia akan mampu mencegah tindakan-tindakan yang dapat menyebabkan masalah yang tidak diinginkan dalam lingkungan organisasinya.
Kesadaran Sosial (Social awareness)
Baca Juga:
Tingkatkan Pengetahuan Kader BKB Untuk Turunkan Stunting
Kesadaran sosial melibatkan kemampuan dalam memahami orang lain, memiliki toleransi, empati, dan fokus pada pelayanan kepada orang lain.
Contohnya, seorang relawan memiliki prinsip untuk melayani masyarakat. Namun, mengapa ini menjadi penting bagi seorang pemimpin?
Hal ini disebabkan karena dengan kemampuan tersebut, seorang pemimpin dapat memahami perannya dalam situasi tertentu.