WAHANANEWS.CO, Jakarta - Musim keempat serial drama populer Bridgerton mencatatkan performa awal yang cukup mengesankan sejak resmi tayang di platform Netflix.
Serial berlatar era Regency Inggris tersebut berhasil menarik perhatian publik global dengan jumlah penonton yang signifikan hanya dalam waktu singkat.
Baca Juga:
Netflix Siapkan Drama Korea Supranatural The East Palace, Angkat Kutukan Istana Berhantu
Berdasarkan laporan Variety, Bridgerton Musim 4 berhasil mengumpulkan 39,7 juta penonton dalam empat hari pertama penayangannya.
Capaian ini menempatkan serial produksi Shondaland tersebut sebagai tayangan paling banyak ditonton di Netflix pada periode 27 Januari hingga 1 Februari.
Meski meraih angka yang tinggi, jumlah penonton awal Musim 4 tercatat mengalami penurunan sekitar 12 persen dibandingkan musim sebelumnya.
Baca Juga:
Netflix Rilis Daftar Lengkap Film dan Serial Lokal yang Tayang Tahun 2026
Sebagai perbandingan, Bridgerton Musim 3 yang dirilis pada 2024 lalu mencetak rekor pembukaan tertinggi sepanjang sejarah serial ini dengan raihan 45,1 juta penonton dalam periode yang sama.
Namun demikian, penurunan tersebut dinilai tidak mengurangi kekuatan dan daya tarik Bridgerton.
Performa Musim 4 masih tergolong sangat solid dan menunjukkan bahwa serial ini tetap memiliki basis penggemar yang besar serta loyal di berbagai negara.
Pada musim sebelumnya, Bridgerton Musim 3 terbukti memiliki daya tahan penayangan yang kuat.
Serial ini mampu bertahan selama 11 minggu berturut-turut di daftar Top 10 Netflix, serta menempati peringkat ke-9 sebagai serial berbahasa Inggris terpopuler di platform tersebut, dengan total 106 juta penonton dalam 91 hari pertama penayangan.
Dengan catatan tersebut, Musim 4 dipandang masih memiliki peluang besar untuk terus meningkatkan jumlah penontonnya dalam beberapa bulan mendatang.
Terlebih lagi, perilisan musim terbaru ini turut memberikan dampak positif terhadap minat penonton pada musim-musim sebelumnya.
Hal ini tercermin dari kembalinya Bridgerton Musim 1 ke daftar Top 10 Netflix, tepatnya di posisi ke-10 dengan raihan 2,7 juta penonton.
Sementara itu, Musim 3 juga kembali masuk daftar yang sama di posisi kedelapan dengan jumlah penonton yang identik.
Fenomena tersebut menegaskan bahwa popularitas Bridgerton masih terjaga dengan baik.
Penonton lama kembali menikmati alur cerita musim sebelumnya, sementara penonton baru terdorong untuk menelusuri kisah dari awal setelah menyaksikan musim terbaru.
Secara umum, perilisan musim baru sebuah serial kerap memberikan efek berantai terhadap performa musim-musim sebelumnya.
Oleh karena itu, Bridgerton Musim 4 diprediksi masih berpotensi mencatatkan pertumbuhan jumlah penonton yang lebih tinggi seiring berjalannya waktu.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]