Dilansir dari Almanac, gagasan Father’s Day pertama kali muncul di Amerika Serikat pada awal abad ke-20 melalui Sonora Smart Dodd dari Spokane, Washington.
Dodd terinspirasi dari perayaan Mother’s Day dan mengusulkan adanya hari khusus untuk menghormati ayah, terutama karena ia dibesarkan oleh seorang ayah tunggal, William Jackson Smart, seorang veteran Perang Saudara Amerika.
Baca Juga:
Krisis Energi Mengancam, Trump Soroti Risiko Jika Hormuz Tak Dibuka
Perayaan Father’s Day pertama kali digelar pada 19 Juni 1910 di Spokane sebelum akhirnya berkembang luas dan diakui secara nasional di Amerika Serikat, kemudian menyebar ke berbagai negara di dunia.
Mengapa Diperingati di Minggu Ketiga Juni?
Menurut National Day Calendar, pemilihan Minggu ketiga Juni berawal dari keinginan Sonora Smart Dodd yang ingin peringatan tersebut dilakukan pada bulan kelahiran ayahnya, yaitu Juni.
Baca Juga:
Serangan Ubur-ubur Impes di Pantai Sepanjang, Wisatawan Jadi Korban
Seiring waktu, Minggu ketiga Juni kemudian menjadi standar yang banyak diadopsi oleh berbagai negara hingga saat ini.
Kini, Father’s Day tidak hanya menjadi perayaan keluarga, tetapi juga momentum untuk mengapresiasi peran ayah dalam pengasuhan, pendidikan, dan kehidupan sosial anak.
Negara yang Merayakan Father's Day