WahanaNews.co | Tidak sedikit warga Indonesia yang mencari penghasilan dengan cara
memperbaiki ban kendaraan bermotor yang bocor.
Jumlah mobil dan motor yang begitu
banyak, membuat bisnis tersebut masih bertahan hingga saat ini.
Baca Juga:
Gaming hingga Kamera, Ini 5 Perbedaan Snapdragon dan Dimensity di 2026
Keberadaan mereka memang saat
dibutuhkan oleh pengguna kendaraan bermotor, yang kebetulan mengalami masalah
dengan ban.
Namun, tak jarang juga yang memiliki
prasangka buruk terhadap kehadiran jasa tambal ban tersebut, yakni berkaitan
dengan maraknya ranjau paku.
Terkait hal itu, beberapa produsen ban
motor mulai mengembangkan produk yang lebih kuat namun tetap memberi kenyamanan
dan keamanan.
Baca Juga:
China Mulai Bor Kerak Bumi hingga 10 Km, Ungkap Rahasia Lapisan Terdalam
Salah satunya CEAT, perusahaan yang
dulunya berasal dari Italia, namun kini berbasis di India.
Dilansir dari laman Rushlane, Minggu (14/2/2021), mereka
baru saja meluncurkan produk ban baru yang diklaim aman jika tertembus paku.
CEAT menciptakan teknologi khusus pada
ban, yang bisa menutup lubang tusukan paku secara otomatis.
Jadi, udara yang ada di dalam ban
tidak akan berkurang meski paku dicabut.
Mereka bahkan sudah mendemonstrasikan
kemampuan ban tersebut, dalam berbagai acara di India.
Ban sengaja ditusuk dengan paku,
kemudian dicabut dan tetap dapat digunakan untuk berkendara.
Produk ini dibuat khusus untuk sepeda
motor saja, dan bisa menambal lubang yang dibuat oleh paku dengan diameter
hingga 2,5 milimeter.
Tapi, pelindung hanya diberikan pada
tapak ban saja, bukan di sisi samping.
Ukuran ban tersedia hingga 18 inci,
tapi lebar maksimalnya hanya 100 milimeter. Produk ini bisa dipasang di motor
yang mengusung kapasitas mesin 150cc.
Adanya ban ini bisa membuat bisnis
tambal ban gulung tikar, karena CEAT mengklaim bahwa daya tahan pelindung sama
dengan masa pakai ban tersebut.
Sayangnya, belum diketahui, apakah akan dijual di Indonesia atau tidak. [qnt]