WahanaNews.co | Banjir melanda sebagian wilayah imbas cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini. Pengendara sepeda motor dianjurkan hati-hati dan tidak sembarang melibas genangan air.
Praktisi keselamatan berkendara Jusri Pulubuhu menyarankan pengendara sebaiknya menghindari jalan yang tergenang air. Tapi jika terpaksa, analisa ketinggian air sebelum melintasinya.
Baca Juga:
Awas! ETLE Mobile Siap Tilang Motor Kelebihan Muatan di Jalur Mudik
Menurut Jusri hal tersebut perlu dilakukan sebab sepeda motor punya batas toleransi ketinggian air sehingga tetap aman digunakan saat melibas banjir.
"Jangan lupa juga lihat batas ketinggian air. Batas ketinggian air yang menurut saya boleh dilalui setengah roda atau di bawah lubang knalpot," kata Jusri.
Batas ketinggian tersebut diklaim aman sehingga komponen inti dari sepeda motor tak kemasukan air lewat celah filter udara.Perlu diketahui posisi filter udara pada skuter matic lebih rendah dibanding motor jenis lainnya. Posisi filter skutic ini ada di atas box CVT.
Baca Juga:
Anggota Polisi Tendang Wanita ODGJ di Rantauprapat Gegara Bakar Motor
Jusri melanjutkan kendarai sepeda motor sepelan mungkin saat melintasi genangan air.
Dengan kecepatan rendah, pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) itu mengatakan pengendara dapat lebih mudah mengontrol motornya, terlebih ketika berhadapan dengan "ombak" yang disebabkan mobil dari arah berlawanan.
"Pelan di sini tidak ada patokan berapa km per jam. Ya intinya sepelan mungkin untuk meminimalisir risiko," ujar dia.