Tradisi atau kebiasaan setor ke atasan sesungguhnya ialah
membiasakan tak benar sehingga tindakan seperti itu dianggap tidak salah lagi.
Baca Juga:
Mama Dada Mu Ini Dada Ku
Membenarkan kebiasaan budaya setor, suap sesungguhnya sumber
akar korupsi karena pemimpin mengamini tradisi itu di masyarakat, bangsa dan
negara.
Baca Juga:
Perseteruan Kandidat Penghuni Sorga
Bila pemimpin beraksioma, berikhtiar membiasakan kebenaran
menolak keras segala tindakan melawan hukum dan norma seperti; korupsi, setoran, suap,
penyelewengan jabatan maka bawahan takut melakukan segala tindakan melawan
hukum.
Menyelesaikan permasalahan bangsa harus dimulai dari
pimpinan memberi keteladanan kepemimpinan agar bawahan mengikuti dan menurut
karena kerusakan dimulai dari kepala atau pimpinan sebagaimana peribahasa
klasik "Ikan busuk dimulai dari kepala".