Sejak dibagikan dua hari lalu, posting-an itu
ramai dibahas di media sosial, terutama di Facebook.
Selain itu, unggahan foto tersebut
juga telah dibagikan 170 kali dan disukai sebanyak 252 pengguna Facebook.
Baca Juga:
Jadi Jembatan Hidup, Kapolsek Sibabangun Gendong Anak-anak Pengungsi Seberangi Sungai
"Indahnya kebersamaan. Gini ya adem. Kita semua saudara," tulis
Arkana Cahaya.
"Di manapun kita bersujud sama Allah yang penting bersih, gereja juga
bersih tempat saudara kita menyembah Tuhan. Persaudaraan kita tetap rukun dan
kuat," sahut BU TANRI.
"Desa Tanjung Karang memang desa yang penuh dengan toleransi beragama,
hidup rukun, dan berdampingan. Ada gereja, masjid, dan klenteng yang saling
berdekatan, mereka rukun saling mendukung dan saling menjaga toleransi,"
timpal Weski Lalatbuah. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.