Kementerian Perhubungan akan memfokuskan upaya pada peningkatan infrastruktur keselamatan dasar, seperti pemasangan palang pintu serta pemenuhan kebutuhan petugas penjaga perlintasan yang ditargetkan mulai dilakukan secara masif pada Agustus mendatang.
Menurut Allan, dukungan pendanaan yang tersedia akan diimbangi dengan penyediaan anggaran operasional dan pemeliharaan agar seluruh fasilitas keselamatan yang dibangun dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Barat 2 di Bekasi Capai 83,91 Persen, Ditargetkan Beroperasi Juli 2026
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyambut positif dukungan pemerintah pusat dalam penanganan perlintasan sebidang di wilayahnya. Ia mengakui bahwa keterbatasan kemampuan APBD Kota Bogor menjadi tantangan dalam menyelesaikan sejumlah titik rawan, termasuk di kawasan Jalan MA Salmun dan Kebon Pedes.
Jenal mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bogor telah menyelesaikan dokumen Detailed Engineering Design (DED) untuk penanganan perlintasan Kebon Pedes dengan kebutuhan anggaran konstruksi sekitar Rp300 miliar.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur permanen yang telah lama dinantikan masyarakat.
Baca Juga:
Tersambar Kereta Api, Kakinya Putus Sebelah
Melalui langkah kolaboratif tersebut, pemerintah berharap penanganan perlintasan sebidang tidak hanya mampu menekan angka kecelakaan secara signifikan, tetapi juga menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi tanpa mengganggu rantai pasok di daerah.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.