"Saya sendiri naik bus pulang ke Blora. Yang interogasi saya juga tidak ngomong ke saya kalau para penumpang lainnya tidak bisa terbang. Saya kaget, dia atas bus saya menghubungi ketua praja kepada desa di tiga kecamatan untuk meminta maaf," tuturnya.
Pihak maskapai Citilink angkat bicara terkait permasalahan itu. Berikut ini kronologi insiden itu berdasarkan keterangan dari Citilink.
Baca Juga:
Bandara Heathrow Lumpuh Akibat Kebakaran Gardu Listrik, Ribuan Penumpang Terlantar
"Terhadap informasi yang beredar, dapat kami informasikan bahwa kejadian disebabkan oleh oknum penumpang yang merupakan orang dewasa dan berada di seat row 1A mencoba membuka pintu darurat tanpa seizin kru pesawat saat proses boarding berlangsung," ujar VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia, Diah Suryani, dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Selasa (21/12).
Diah menjelaskan awak kabin yang bertugas telah bertindak sesuai prosedur dengan segera menginformasikan kejadian tersebut kepada Captain Pilot dan Ground Handling. Captain segera memutuskan untuk menurunkan semua penumpang yang ada dalam pesawat demi alasan keamanan dan keselamatan penerbangan.
Selain itu oknum penumpang tersebut juga segera diturunkan dari pesawat oleh pihak Avsec (Aviation Security) untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Baca Juga:
Tips Menyelamatkan Diri saat Pesawat Mendarat Darurat
"Bagi penumpang lainnya yang terdampak, Citilink telah memberikan opsi alternatif berupa reroute penerbangan menjadi Jakarta-Surabaya dilanjutkan jalur darat menuju Cepu begitupun penerbangan sebaliknya, reschedule atau refund sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Citilink juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.