Lebih lanjut, Rama menegaskan tidak mencari sensasi. Dia
mengaku hanya sebagai sukarelawan yang ingin membantu agar masyarakat tidak
telat sahur.
"Ya saya nggak ada ingin viral apa gimana ya, saya cuma
ingin menyampaikan apa yang orang lagi laksanakan, saya bangunkan, saya
laksanakan. Tugas saya hanya sekadar membangunkan yang menjalankan ibadah
puasa," tuturnya.
Baca Juga:
Bersama Polres Metro Depok dan Kodim 0508, Pemkot Siap Gelar Patroli Larang SORT
Rama juga sempat memberitahu ucapan membangunkan sahur pada
Ramadhan tahun lalu. Saat Ramadhan tahun lalu, dia turut menambahkan lirik
'lontong sayur'.
"Dulu itu cuma ditambahin lontong sayur aja, belakang
sahurnya itu. 'Bangun, bangun, bangun, sahur, sahur, sahur, lontong sayur,
sayur, sayur," ucap Rama.
Rama mengaku sudah diundang Zaskia untuk membicarakan
terkait masalah ini. Zaskia, kata Rama, menyarankan agar mengganti lirik sahur
yang dibawakannya.
Baca Juga:
Izinkan Giat SOTR, Kapolresta Tangerang: Asalkan Tertib dan Positif
"Kalau bisa diubah gitu, zikir, apa liriknya gimana
gitu atau gimana gitu," kata Rama.
Pertemuan Rama dengan Zaskia berlangsung hanya satu jam.
Jarak kediaman Rama dengan rumah Zaskia juga tidak jauh.
"Sejam aja (bertemu), jarak 500 meter dari sini,"
tuturnya.