Sebagai bentuk tanggung jawab, PPK GBK mengambil langkah cepat:
1. Petugas menerima teguran keras dan sedang dievaluasi.
Baca Juga:
Wajah Ridwan Kamil Dicopot, Ikon Underpass Depok Berubah
2. Seluruh playlist audio ditinjau ulang; hanya daftar putar resmi yang boleh dipakai.
3. Sistem pemutaran audio kini dibatasi bagi personel terverifikasi saja.
4. Prosedur pengawasan konten diperketat dan pelatihan teknis diperbarui.
Baca Juga:
Penataan Kota Makassar, PKL Ditertibkan tanpa Matikan Ekonomi
“Kami memahami bahwa GBK adalah ruang publik yang dihormati dan digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk anak‑anak dan keluarga. Kami menyesalkan kejadian ini dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan secara menyeluruh,” tulis manajemen.
Insiden singkat namun memalukan ini kembali mengingatkan bahwa kelalaian kecil di ruang publik dapat berdampak besar pada kepercayaan pengunjung.
Pengelola pun menegaskan komitmen menjaga GBK sebagai kawasan yang aman dan nyaman bagi semua.