WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menjaga kebersihan rumah bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga soal keamanan. Rumah yang kotor dan jarang dibersihkan bisa menjadi tempat ideal bagi hewan berbahaya untuk bersembunyi—termasuk ular.
Reptil melata ini kerap masuk ke dalam rumah bukan tanpa alasan. Ular mencari tempat yang hangat, aman dari predator, sekaligus lokasi strategis untuk memburu mangsa seperti tikus. Kondisi rumah yang lembap, gelap, dan berantakan menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka.
Baca Juga:
Bukan Diternak, Ular Kobra Dibiarkan Bebas di Rumah Warga India
Yang mengkhawatirkan, kehadiran ular sering kali tidak disadari oleh penghuni rumah. Dengan kemampuan bersembunyi yang luar biasa, ular dapat menyelinap di berbagai sudut yang jarang diperhatikan, mulai dari loteng, halaman, pepohonan, selokan atau lubang pembuangan, hingga area belakang kulkas, atap, dan garasi.
Bahkan, ada sejumlah tempat lain di dalam rumah yang kerap luput dari perhatian, namun justru berpotensi menjadi persembunyian ular. Berikut lokasi-lokasi yang perlu diwaspadai.
1. Di bawah perabotan
Baca Juga:
Damkar Tangsel Evakuasi Ular Sanca 4 Meter yang Mangsa Ayam Warga
Bawah perabotan yang sering kali menjadi bagian yang kotor dan tidak terawat karena jarang dibersihkan ternyata disukai oleh ular untuk bersembunyi.
Demikian penjelasan yang disampaikan pakar ular yang juga penulis di ReptilesBlog.com, Jennifer Mecham, dilansir dari Best Life.
Ia mengatakan, ular memilih bersembunyi di bawah perabotan karena menyukai tempat yang gelap dan terpencil sehingga bagian bawah sofa atau lemari perlu diperhatikan.
Kewaspadaan yang sama sebaiknya juga diberikan penghuni rumah kepada bagian bawah meja rias atau perabotan berat lainnya -terutama di gudang.
2. Tempat mencuci pakaian
Tempat mencuci pakaian cenderung berantakan ketimbang bagian rumah lainnya -terutama karena tumpukan pakaian dan alat-alat pembersih.
Nah, kondisi seperti itu ternyata dapat mengundang ular untuk bersembunyi, baik di bawah tumpukan pakaian, bagian dalam atau bawah mesin cuci, termasuk di mesin pengering.
Hal tersebut dikatakan ahli teknis pengendalian burung dan satwa liar dari Erhlich Pest Control, Roger Dickens.
3. Peralatan dapur
Ular biasanya memasuki rumah untuk mencari kehangatan dan perlindungan. Idealnya, ular juga masuk rumah karena menyukai kondisi yang lembap -salah satunya dapur.
Bahkan, kata Mecham, ular dapat berlindung di mesin pencuci piring untuk menjauh dari perhatian manusia dan supaya tubuhnya menjadi hangat.
4. Kamar mandi
Melihat ular di alam terbuka saja sudah menakutkan, apalagi jika hewan melata ini berpapasan langsung dengan penghuni rumah di kamar mandi.
Mecham mengatakan, kamar mandi adalah salah satu tempat persembunyian ular karena mereka suka meringkuk di tempat yang sempit dan gelap.
Dalam beberapa kasus, ular menyusup ke rumah sebelum akhirnya bersembunyi di kamar mandi dan mereka masuk ke kloset.
Di sisi lain, ular bisa bersembunyi di kamar mandi melalui saluran pembuangan atau ventilasi.
5. Di lemari
Jangan kira lemari yang menjadi tempat penyimpanan pakaian dan barang-barang berharga bebas dari ancaman ular.
Pasalnya, ular dapat bersembunyi di sana karena tempatnya yang gelap, tersembunyi, apalagi jika barang-barang di lemari berantakan menurut Joshua Paske dari Paske Pest Control.
Karena alasan itulah lemari sebaiknya rutin dibersihkan dan ditata supaya tikus tidak ikut-ikutan masuk ke dalamnya karena hewan pengerat ini menjadi mangsa bagi ular.
6. Kamar tidur
Tak banyak yang menyangka, salah satu area paling personal di rumah—tempat tidur—ternyata bisa menjadi lokasi persembunyian ular. Tempat yang setiap hari digunakan untuk beristirahat ini justru kerap luput dari kewaspadaan penghuni rumah.
Menurut Mecham, bagian bawah tempat tidur memiliki kondisi yang disukai ular karena terasa hangat, nyaman, dan terlindung dari gangguan. Ruang yang empuk dan minim cahaya menjadikannya tempat ideal bagi ular untuk bersembunyi.
Risiko keberadaan ular di area ini akan semakin besar apabila kolong tempat tidur jarang dibersihkan. Tumpukan debu dan barang-barang tak terpakai bisa menjadi “undangan” bagi hewan melata tersebut untuk bersarang.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]