WAHANANEWS.CO - Tumpukan sampah pascabanjir yang menggunung di Jakarta Barat akhirnya disikat habis setelah ratusan personel dikerahkan menyisir bantaran kali.
Pemerintah Kota Jakarta Barat mengangkut sampah yang menumpuk setelah banjir dari kawasan Jalan Inspeksi Kali Mookervaart.
Baca Juga:
Kritik WALHI dan LBH Jakarta terhadap Gubernur Pramono Anung Salah Arah dan Keliru
Total sampah yang berhasil diangkut dari lokasi tersebut mencapai 187 ton.
"Total sampah tertangani 187 ton," kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat Achmad Hariadi, Selasa (27/1/2026).
Achmad menjelaskan sampah tersebut sebelumnya diangkut dari permukiman warga yang terdampak banjir di Kelurahan Rawa Buaya.
Baca Juga:
Banjir Rendam DKI Jakarta, Lebih dari 1.600 Warga Mengungsi di Puluhan Titik
Sampah hasil pembersihan permukiman kemudian dikumpulkan di sepanjang pinggir Kali Mookervaart untuk memudahkan proses pengangkutan.
"Penanganan sampah di lingkungan rumah warga pada Minggu (25/1/2026), dilanjutkan sterilisasi sampah di tempat sampah sementara Kali Mookervaart pada Senin (26/1/2026)," ujarnya.
Dalam proses penanganan sampah tersebut, Pemkot Jakarta Barat menerjunkan ratusan personel gabungan.
Sebanyak 300 personel gabungan dikerahkan dan dibantu sekitar 500 warga setempat dalam proses pembersihan.
Pemkot Jakarta Barat juga mengerahkan puluhan armada pengangkut untuk membawa sampah ke lokasi pengolahan milik Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat.
"Dengan kekuatan armada, truk besar 10 unit, truk kecil 20 unit, 'mini dump' (mobil lintas) 15 unit, 'shovel' (alat berat pengeruk) satu unit, 'road sweeper truck' (truk penyapu jalan) satu unit, dan mobil pikap dua unit," kata Achmad.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]