WahanaNews.co | Sebanyak 6 orang warga Pasaman Barat, Sumatera Barat, dilaporkan hilang usai gempa mengguncang wilayah tersebut, Jumat (26/2).
"Mereka merupakan warga di sekitar lokasi longsor yang sempat viral, di Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman," kata Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Kantor SAR Kelas A Padang, Octavianto, Sabtu (26/2/2022).
Baca Juga:
Tujuh Hari di Medan Ekstrem, Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 Akhirnya Ditemukan
Enam warga yang hilang itu bernama Safar (49), Manir (50), Suar (56), Sendri (32), Upiak Madan (27) dan Rodi (32).
Ada delapan petugas dari Basarnas dikerahkan membantu mencari korban. Sejumlah pihak lain dari TNI, Polri, BPBD, unsur kebencanaan dan masyarakat juga ikut membantu mencari korban hilang.
Sementara sampai saat ini sudah delapan orang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa di Pasaman Barat. Delapan orang itu dari dua Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman. Berdasarkan data dari Badan SAR Nasional, salah satu korban meninggal adalah Ansimar (70).
Baca Juga:
Bagian Tubuh Manusia Kembali Ditemukan di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500
"Korban ditemukan meninggal di dalam reruntuhan bangunan Masjid Raya Kajai, Kabupaten Pasaman Barat," kata Kepala Kantor Penyelamatan dan Pertolongan, Kelas A Padang, Asnedi. [bay]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.