WAHANANEWS.CO, Jakarta - Gelombang pemulihan listrik di Aceh terus bergerak cepat ketika ratusan petugas diterjunkan serentak, menandai fase krusial penormalan pasokan pascagangguan sistem meluas.
Sebanyak 821 petugas PLN dikerahkan bekerja tanpa henti di berbagai titik untuk mempercepat penanganan dan pemulihan pasokan listrik di seluruh wilayah Aceh.
Baca Juga:
PLN Luncurkan GIGA ONE untuk PLTS 1,2 GW, ALPERKLINAS: Lompatan Strategis Energi Bersih
PLN Unit Induk Distribusi Aceh mencatat hingga Minggu (16/11/2025), lebih dari 65 persen sistem kelistrikan telah berhasil dipulihkan setelah gangguan besar yang terjadi pada Sabtu (15/11/2025) pukul 17.02 WIB.
Gangguan tersebut berdampak pada sejumlah wilayah, meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, hingga Aceh Selatan.
“PLN langsung bergerak cepat melakukan penormalan secara bertahap dengan melakukan manajemen beban, dan saat ini proses pemulihan sudah mencapai lebih dari 65 persen,” jelas Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim.
Baca Juga:
PLTS Atap 22,5 MWp Resmi Beroperasi, ALPERKLINAS: PLN Perkuat Ekosistem Energi Bersih
Sejak gangguan terjadi, tim teknis disebut langsung bergerak di lapangan dengan memprioritaskan wilayah yang terdampak paling luas agar sistem dapat kembali stabil secara bertahap.
Fokus utama berikutnya diarahkan pada wilayah yang masih mengalami pemadaman, dengan memastikan seluruh sumber daya teknis serta dukungan logistik dimaksimalkan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan PLN berkomitmen penuh menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” tegas Lukman.