"Di sisi lain, hingga Jumat siang masih terdapat dua orang pendaki WNA yang dinyatakan dalam pencarian oleh tim SAR gabungan, yakni HWQT (L) usia 30 tahun dan SMBAH (L) usia 27 tahun," ujar Abdul.
Operasi pencarian sempat dihentikan sementara pada Jumat siang demi keselamatan petugas akibat potensi lontaran lava pijar yang mencapai sekitar 1,5 kilometer dari puncak kawah.
Baca Juga:
Gelombang Panas Eropa, 2 Anak di Prancis Tewas Dalam Mobil
Tim SAR kemudian kembali melanjutkan pencarian pada pukul 15.25 WIB dengan membagi personel ke dua titik pencarian berbeda.
Satu tim melakukan penyisiran jalur pendakian menuju puncak gunung, sementara tim lainnya menyisir area aliran sungai di sekitar kawasan puncak.
Tim SAR juga menggunakan drone untuk memantau kondisi dari udara karena aktivitas erupsi Gunung Dukono masih berlangsung fluktuatif.
Baca Juga:
Pengakuan Mengejutkan Kakek Pembacok Tetangga: Saya Lihat Genderuwo
Proses penanganan darurat melibatkan BPBD, Basarnas, TNI/Polri, Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, tenaga medis, serta relawan setempat.
BNPB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan pendakian selama aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih meningkat dan tetap mengikuti arahan resmi pemerintah daerah serta PVMBG demi keselamatan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.