"Iya, tiga meninggal dunia," kata Erlichson, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan korban tewas terdiri dari dua warga negara Singapura dan satu warga negara Indonesia asal Jayapura.
Baca Juga:
Fantastis! Jasa Joki UTBK di Surabaya Dipatok Hingga Ratusan Juta Rupiah
"Yaitu dua warga Singapura dan satu warga lokal kelahiran Jayapura," katanya.
Sementara itu, tim SAR gabungan bersama BPBD Halmahera Utara melakukan proses evakuasi terhadap para pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono saat erupsi terjadi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan total terdapat 20 pendaki di kawasan Gunung Dukono yang terdiri dari sembilan warga negara Singapura, tiga warga Ternate, dan delapan warga lokal.
Baca Juga:
Aksi Brutal Pemobil Lempar Stik Pembatas ke Pegawai SPBU di Cileungsi Viral
"Berdasarkan pendataan sementara, total terdapat 20 orang pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono, terdiri dari sembilan warga negara asing (WNA) asal Singapura, tiga orang warga dari Ternate dan delapan warga lokal dari wilayah sekitar," kata Abdul, Jumat (8/5/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 pendaki berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, terdiri dari tujuh warga negara Singapura dan tujuh warga Indonesia.
BNPB menyebut dua warga negara Singapura lainnya sempat dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.