WAHANANEWS.CO, Jakarta - Video viral tikus melompat dari boks makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 8 Semarang memicu kehebohan, namun hasil penelusuran resmi menyebut hewan itu bukan berasal dari dalam wadah makanan.
Sekretaris Tim Percepatan MBG Jawa Tengah Hanung Triyono menjelaskan, insiden tersebut telah dibahas melalui rapat mediasi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mugassari, pihak sekolah, dan unsur terkait lainnya.
Baca Juga:
Gegara Geopolitik Global, Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari Dalam Seminggu
“Pihak SPPG dan Sekolah bersepakat bahwa tikus keluar dari boks bukan dari ompreng. Narasi tikus keluar dari ompreng merupakan persepsi publik di sosial media, tidak pernah keluar dari pihak sekolahan maupun dari murid,” tutur Hanung saat dihubungi, Kamis (2/4/2026).
Dalam laporan hasil pertemuan itu, disebutkan bahwa asal-usul tikus masih dalam penelusuran, namun muncul dugaan hewan tersebut masuk saat proses distribusi berlangsung.
Proses yang dimaksud adalah saat pemindahan paket makanan dari kendaraan distribusi ke ruang kelas, yang dinilai masih memiliki celah pengawasan.
Baca Juga:
Dampak Geopolitik Global, Program MBG Dipangkas Jadi 5 Hari
“Pihak sekolah bersedia untuk memperbaiki sistem loading barang sebelum didistribusikan ke siswa dengan memasukkan ke dalam ruangan tertutup dan di atas meja,” lanjut Hanung.
Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah menyatakan komitmennya untuk memperketat prosedur penerimaan dan penanganan makanan sebelum dibagikan kepada siswa.
Sementara itu, kegaduhan yang meluas di media sosial turut disikapi oleh para siswa yang terlibat dalam penyebaran informasi awal.