WAHANANEWS.CO - Seorang pria bernama Ebyn Hutauruk viral di media sosial setelah berjalan kaki puluhan kilometer demi mencari istri dan anaknya di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, karena tidak mendapatkan kabar keluarga sejak banjir bandang dan longsor melanda wilayah tersebut beberapa hari terakhir.
Video Ebyn diunggah Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, di akun media sosialnya, yang menunjukkan kondisi Ebyn lelah dan kebingungan saat berjalan menuju Tukka yang aksesnya masih terputus.
Baca Juga:
6 Kesalahan Paling Sering Saat Membuat Roti yang Bikin Hasil Bantat
Dengan kaki telanjang, pakaian penuh lumpur, membawa ransel dan sebuah buntelan plastik, Ebyn berjalan siang dan malam demi mencari keluarganya, dan tak mampu menahan tangis saat bertemu Masinton sambil meminta bantuan untuk mengetahui kondisi istri dan anaknya.
"Sudah dua hari tidak bertemu. Mereka di mana sekarang ini pak. Aduh," kata Ebyn sambil menangis. "Saya pengen tahu aja pak. Minta tolong saya pak, dibantu pak. Saya di Tukka pak, Kampung Rambutan," ujarnya.
Masinton kemudian meminta petugas mencatat identitas Ebyn dan berjanji akan membantu pencarian keluarganya, sekaligus mengimbau petugas di lapangan untuk berkoordinasi agar proses penelusuran segera dilakukan.
Baca Juga:
Airlangga Pastikan UMP 2026 Sudah Rampung, Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi
"Telepon semua enggak ada, listrik mati. Mudah mudahan sehat-sehat. Nanti koordinasi di sana, nanti dibantu ya," kata Masinton.
Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dilanda bencana banjir dan tanah longsor yang melanda seluruh 20 kecamatan, dengan data sementara 34 orang meninggal dunia dan 33 lainnya masih hilang hingga hari ini.
Pemadaman listrik total terjadi di seluruh wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, sementara jaringan telekomunikasi dan internet mengalami blind spot sehingga menyulitkan koordinasi dan komunikasi di lapangan.