WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan keandalan pasokan listrik selama rangkaian Pementasan Jalan Salib Kreatif dan Ibadat Jumat Agung yang berlangsung di Gereja Katedral, Jakarta, Jumat (3/4). Kesiapan kelistrikan ini dilakukan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar serta umat dapat mengikuti ibadat dengan aman dan khidmat.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, PLN UID Jakarta Raya menyiapkan pengamanan pasokan listrik berlapis melalui sistem dua tegangan. Pasokan utama disuplai oleh _Uninterruptible Power Supply_ (UPS) PLN berkapasitas 1x300 kVA, didukung jaringan tegangan menengah dari dari sistem jaringan PLN yang melayani wilayah pusat Jakarta. Sebagai langkah antisipasi, PLN juga menyiapkan pasokan cadangan genset berkapasitas 1x100 kVA.
Baca Juga:
Serentak Nyalakan Terang! PLN UID Jakarta Raya Layani 1.100 Pelanggan Lewat Pasang Baru dan Tambah Daya
Selain kesiapan sistem, petugas PLN bersiaga di lokasi dan pusat pengendalian untuk memantau kondisi kelistrikan selama Pementasan Jalan Salib Kreatif dan pelaksanaan Ibadat Jumat Agung.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa keandalan listrik menjadi faktor penting dalam mendukung kegiatan peribadatan.
“Pementasan Jalan Salib Kreatif dan Ibadat Jumat Agung membutuhkan pasokan listrik yang stabil agar seluruh rangkaian dapat berjalan sesuai rencana. PLN memastikan listrik andal supaya umat dapat mengikuti ibadat dengan tenang dan penuh penghayatan,” ujar Andy.
Baca Juga:
FINAL FIFA Series 2026 Indonesia vs Bulgaria Berlangsung Tanpa Kedip, PLN Pastikan Keandalan Listrik Dukung Kelancaran Pertandingan
Andy menambahkan, kesiapsiagaan kelistrikan ini mencerminkan komitmen PLN dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
“Setiap momen ibadat memiliki arti penting bagi umat. Karena itu, kami menyiagakan sistem pengamanan berlapis dan petugas di lapangan agar pasokan listrik tetap aman dan stabil sepanjang kegiatan,” tambah Andy Adcha.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Menteng, Hendratua P. Manurung, menjelaskan bahwa pengamanan kelistrikan dilakukan dengan perencanaan teknis yang sederhana namun menyeluruh agar mudah diantisipasi jika terjadi gangguan.