Ia juga memastikan masyarakat dapat menggunakan sarana olahraga tersebut tanpa dipungut biaya.
“Yang paling penting tempat ini gratis untuk masyarakat, tetapi kesejahteraan pelatih juga harus diperhatikan agar pembinaan berjalan berkesinambungan,” ujarnya.
Baca Juga:
BPKN RI Nilai Dam Haji di Indonesia Bisa Tingkatkan Transparansi dan Kesejahteraan Peternak Lokal
Tak berhenti di Pasar Rebo dan Kampung Melayu, Pramono ingin konsep serupa diperluas ke berbagai wilayah Jakarta untuk menciptakan lebih banyak ruang pembinaan bagi generasi muda.
Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret agar anak-anak muda tidak lagi melampiaskan energi melalui tawuran, melainkan melalui kegiatan olahraga yang membangun karakter, disiplin, dan prestasi.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.