WahanaNews.co | Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI mencanangkan program pemasangan patok serentak bersamaan dengan wilayah lain di seluruh Indonesia yang bertajuk Gerakan Pemasangan Tanda Batas (GEMATAPAS), Jumat (3/2/2023).
GEMATAPAS dimulai langsung oleh Menteri ATR/BPN yang berpusat di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) dan disiarkan langsung ke seluruh wilayah melalui Zoom.
Baca Juga:
Klaim Stok Pangan Aman, Tri Adhianto Imbau Warga Jangan ‘Panic Buying’
Di wilayah Kota Bekasi terpusat di Kecamatan Jatisampurna dimana Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto hadir langsung dalam pencanangan tersebut.
Tujuan dari diluncurkannya GEMAPATAS sendiri, antaranya sebagai upaya untuk menggerakkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memasang dan menjaga tanda batas tanah yang dimilikinya.
Dengan dipasangnya patok tanda batas oleh masing-masing pemilik tanah, diharapkan juga dapat meminimalisir konflik maupun sengketa batas tanah antar masyarakat.
Baca Juga:
Rangkaian 100 Hari Kerja, Pemkot Salurkan Bantuan ke 15 Yayasan se-Kota Bekasi
Dengan mengusung tema "Pasang Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok," Menteri Hadi menyerukan kepada masyarakat untuk memasang patok batas di tanah milik masing-masing.
"Pemasangan patok batas tanah yang dilakukan secara mandiri ini penting, dengan demikian setiap warga yang memiliki tanah akan punya kesadaran dalam menjaga batas-batas tanahnya, Selain itu secara langsung juga berdialog dan bersepakat dengan tetangga mengenai batas tanah masing-masing," ucap Menteri Hadi.
Sementara, Tri Adhianto menyampaikan bahwa GEMATAPAS merupakan gerakan yang mampu membuat perubahan ke arah yang lebih baik.