WAHANANEWS.CO - Penyelidikan kematian gajah Sumatera di area konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, terus bergulir namun pelaku masih misterius meski puluhan saksi telah diperiksa, Selasa (10/2/2026).
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara menyampaikan hingga kini penyidik telah memeriksa 33 orang saksi di sejumlah satuan kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga:
Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Gading Diduga Diburu
“Sampai dengan saat ini, sudah ada 33 orang saksi yang diperiksa, baik di Polres Pelalawan, Polsek Ukui, dan Polsek Pangkalan Kuras,” kata John Louis Letedara dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).
Dari hasil pemeriksaan, polisi mengaku belum memperoleh petunjuk signifikan karena sebagian besar saksi menyatakan tidak melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian, Selasa (10/2/2026).
“Saksi-saksi yang diperiksa menyatakan bahwa mereka tidak pernah melihat masyarakat yang melintas dengan membawa senjata api ataupun senapan angin di sekitar area konsesi PT RAPP,” imbuhnya, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga:
Gajah Sumatera Dibunuh di Pelalawan, Proyektil Bersarang di Tengkorak Kepala
Kapolres menegaskan pengungkapan kasus ini dilakukan secara bersama dengan melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, PPNS Kementerian Kehutanan, dan pihak PT RAPP, Selasa (10/2/2026).
“Kami akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku,” tegasnya, Selasa (10/2/2026).
Polres Pelalawan masih akan memeriksa saksi tambahan serta menyisir jalur-jalur tikus di sekitar tempat kejadian perkara guna memetakan akses keluar-masuk pemburu satwa liar, Selasa (10/2/2026).