Di Sumatra Utara, kondisi sempat pulih total sebelum longsor susulan kembali mengganggu beberapa titik jaringan.
Rudy mencatat beban terdampak di Sumatra Utara mencapai 264,13 MW dengan pemulihan sebesar 263,64 MW atau 99,8 persen.
Baca Juga:
ALPERKLINAS: Gedung ULTG Ancol Dorong Respons Teknis PLN Lebih Cepat dan Profesional
Tim teknis masih bekerja untuk menuntaskan titik-titik yang terhambat material longsoran agar sistem kembali stabil sepenuhnya.
Berbeda dengan Aceh dan Sumatra Utara, Sumatra Barat menjadi contoh pemulihan cepat karena jaringan listrik di provinsi tersebut telah menyala 100 persen sejak Jumat (5/12/2025).
Pencapaian Sumatra Barat dijadikan rujukan percepatan pemulihan di provinsi lain, terutama wilayah dengan tantangan akses logistik dan geografis.
Baca Juga:
Pemulihan Kelistrikan Sumut Dipercepat, PLN Terapkan Manajemen Beban Secara Dinamis
Rudy mengakui medan pemulihan di sejumlah daerah tidak mudah akibat jalan terputus, pasokan BBM terbatas, dan cuaca yang berubah-ubah.
Meski demikian, pemerintah dan PLN menegaskan komitmen untuk terus menggenjot percepatan agar seluruh wilayah terdampak segera kembali terang.
“Tim PLN bekerja tanpa henti meskipun di tengah cuaca tidak bersahabat,” kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan resmi pada Kamis (11/12/2025).