WahanaNews.co | Berbeda dengan yang lain, Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) merupakan tol pertama di Indonesia yang memiliki terowongan.
Umumnya, jalan tol itu panjang, lurus dan datar. Namun, Tol Cisumdawu memiliki terowongan sepanjang ratusan meter. Hal ini jelas menjadi pemandangan yang tak biasa lagi unik. Bukan satu, tetapi dua terowongan sekaligus.
Baca Juga:
Jusuf Hamka Siap Gratiskan Tol Cisumdawu, Tunggu Restu Pemerintah
Terowongan yang terletak di seksi 2 jalan tol ini dibangun sepanjang 472 meter dengan diameter 14 meter.
Dilansir dari laman resmi Bina Marga Kementerian PUPR, pembuatan terowongan yang menembus bukit tersebut menggunakan teknologi New Austrian Tunneling Methods (NATDM).
Lebih lanjut metode penggalian yang digunakan dalam konstruksi terowongan Tol Cisumdawu adalah three-bench seven-step yang dapat menstabilkan pemuka terowongan tanpa memerlukan tambahan penyangga.
Baca Juga:
Menteri PUPR Tinjau Terowongan Cisumdawu Pasca Gempa Sumedang
Profil Jalan Tol Cisumdawu
Jalan Tol Cisumdawu terletak di Jawa Barat dan sangat penting untuk efektivitas operasional Bandara International Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Pelabuhan Patimban, serta pengembangan ekonomi kawasan Ciayu, Majalengka, Kuningan, dan Kawasan Rebana.
Mulai dibangun pada tahun 2011 dan dioperasikan Selasa (25/1/2022) khusus Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan.