WahanaNews.co, Purbalingga - Taruli Phalti Patuan resmi menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purbalingga setelah dilantik menggantikan Djaka Bagus Wibisana pada Kamis (13/8/2026). Penunjukan tersebut merupakan bagian dari mutasi dan rotasi pejabat yang dilakukan Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada akhir Juli 2026.
Phalti bukan sosok baru di Korps Adhyaksa. Jaksa kelahiran Jakarta, 12 November 1981, ini dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam penanganan perkara pidana khusus serta pembenahan tata kelola kelembagaan kejaksaan.
Baca Juga:
Bupati Purbalingga Fahmi Hanif Minta Komitmen ASN Dukung Pembangunan Wilayah 5 Tahun Mendatang
Sebelum dipercaya memimpin Kejari Purbalingga, Phalti menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Kalimantan Selatan. Selama memimpin Kejari Kotabaru, ia dikenal aktif memperkuat penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai program edukasi hukum.
Berpengalaman di Bidang Tindak Pidana Khusus
Phalti menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Kristen Indonesia (UKI), kemudian meraih gelar Magister Hukum bidang Hukum Bisnis dari Universitas Indonesia pada 2007.
Baca Juga:
Plt Bupati Purbalingga Harapkan Sinergi TNI dan Pemkab Jaga Keamanan Pilkada 2024
Kariernya berkembang melalui sejumlah posisi strategis di lingkungan kejaksaan. Namanya mulai dikenal luas saat menjabat Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Jakarta Timur pada periode 2021–2023.
Di posisi tersebut, ia terlibat dalam penanganan sejumlah perkara besar, termasuk kasus yang berkaitan dengan PT Asabri dan Waskita Beton. Pengalaman tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai jaksa yang memiliki fokus kuat pada penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi.
Pada 2023, Phalti dipercaya menjabat Kepala Bagian Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Papua. Jabatan itu memberinya pengalaman dalam penguatan manajemen organisasi dan reformasi birokrasi di lingkungan kejaksaan.