Aspek ini terdiri dari Academic Reputation sebesar 30 persen yang mengukur keunggulan dan kualitas akademik melalui survei global terhadap puluhan ribu akademisi.
Komponen lainnya adalah Citations per Faculty sebesar 20 persen yang menilai dampak penelitian berdasarkan volume sitasi dibandingkan dengan jumlah staf pengajar.
Baca Juga:
YLKI Desak Skema Kuota Internet Lebih Adil, Operator Mulai Janji Fitur Rollover
QS menggunakan basis data Elsevier Scopus untuk menormalkan data sitasi berdasarkan bidang studi agar penilaian penelitian dapat lebih proporsional.
Pada aspek Employability and Outcomes, bobot penilaian mencapai 20 persen untuk melihat reputasi lulusan dan capaian karier alumni.
Employer Reputation memiliki bobot 15 persen untuk menilai reputasi universitas di mata pemberi kerja global yang mencari lulusan berkualitas dan siap memasuki dunia kerja.
Baca Juga:
Media AS Ramai-ramai Serang Trump, Kesepakatan Damai Iran Disebut Untungkan Teheran
Employment Outcomes memiliki bobot 5 persen untuk mengukur tingkat pekerjaan lulusan serta keberhasilan karier alumni di berbagai sektor profesional.
Pada aspek Global Engagement, QS memberikan bobot total 15 persen untuk mengukur keterlibatan internasional sebuah institusi.
Indikatornya mencakup International Faculty Ratio sebesar 5 persen, International Student Ratio sebesar 5 persen, dan International Research Network sebesar 5 persen.