WAHANANEWS.CO, Jakarta - Misteri kepemilikan senjata api Franchi SPAS-15 kaliber 12 gauge yang ditemukan di sebuah yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mulai terkuak setelah polisi mengidentifikasi pemiliknya sebagai pria berinisial DS.
DS diketahui merupakan direktur PT Lokta Karya Perbakin (LKP), perusahaan yang berkaitan dengan impor senjata angin maupun airsoft gun.
Baca Juga:
Bikin Geger! 995 Senjata Tersimpan di Sekolah Jaksel, Polisi Masih Selidiki Ruangan Terkunci
"Jadi kalau dilihat penelusuran dari identitas ini yang bersangkutan merupakan direktur ya, terhadap suatu perusahaan PT LKP," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Sabtu (8/8/2026).
Budi menjelaskan kegiatan perusahaan tempat DS menjadi direktur juga berkaitan dengan pemasukan senjata angin dan airsoft gun.
"LKP ini terkait tentang impor senjata angin ataupun senjata airsoft gun," lanjutnya.
Baca Juga:
Kirim Pesan Maaf ke Istri, Pria Berinisial WH Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kamar Hotel
Hasil penyelidikan kepolisian kemudian menemukan fakta bahwa DS telah meninggal dunia sejak 2020.
Senjata api Franchi SPAS-15 tersebut kini telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut.
Penyidik juga masih mendalami bagaimana senjata yang tercatat berkaitan dengan DS bisa berada di yayasan sekolah tersebut meskipun pemiliknya telah meninggal beberapa tahun lalu.