WAHANANEWS.CO, Kota Depok – Gelaran Induction Days Center for Computing and Information Technology (CCIT) Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) tidak hanya menjadi momentum pengenalan lingkungan akademik bagi mahasiswa baru. Kegiatan yang berlangsung 18–21 Agustus 2026 itu juga membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang karier di industri digital dan e-sports.
Salah satu pihak yang hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Todak Nusantara, bagian dari Todak Group yang berbasis di Malaysia. Kehadiran perusahaan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh perkembangan industri e-sports serta berbagai profesi yang berada di balik ekosistemnya.
Baca Juga:
Indobox Gelontorkan Rp5 Miliar, Bioskop Pertama Siap Ramaikan Kawasan IKN
Head of Marketing and Partnership Todak Nusantara, Novita, menjelaskan Todak Group pada awalnya berkembang dari komunitas dan tim e-sports di Malaysia. Seiring waktu, ekosistem tersebut berkembang menjadi berbagai lini usaha yang bergerak di industri digital dan kreatif.
“Todak itu sendiri sebetulnya awal-awalnya adalah e-sports team, komunitas e-sports yang ada di Malaysia, yang akhirnya berkembang memiliki berbagai perusahaan di industri,” ujar Novita saat menjadi pemateri dalam Induction Days CCIT di Kampus FTUI, Beji, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (18/8/2026).
Suasana Induction Days CCIT FTUI Mahasiswa di Ruang K.302, Auditorium FTUI sebagai rangkaian kegiatan pengenalan sekaligus persiapan bagi mahasiswa sebelum mengikuti proses pembelajaran di lingkungan Kampus FTUI yang dijadwalkan sedari tanggal 18 hingga 21 Agustus 2026, Selasa (18/8/2026), [WAHANANEWS.CO / Hendrik I Raseukiy]
Baca Juga:
PLN Siaga Penuh Kawal HUT ke-81 RI, 45 Ribu Personel Dikerahkan di 2.275 Titik
Menurut dia, perkembangan Todak kini mencakup sejumlah bidang, antara lain studio, akademi pendidikan, hingga perusahaan yang bergerak di sektor produk pendukung gaming. Salah satunya adalah Culture yang memasarkan produk seperti gaming chair.
Novita mengatakan, pengalaman Todak yang bermula dari ekosistem e-sports menjadi salah satu alasan pihaknya ingin memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai luasnya industri tersebut.