Sekolah tersebut berdiri dua tahun setelah Vikariat Apostolik Merauke berubah status menjadi Keuskupan Agung Merauke pada 15 November 1961 di bawah kepemimpinan Mgr. Herman Tillemans, MSC.
SMA St. Yoanes XXIII mengusung semboyan “Widyatama”, yang dimaknai sebagai ilmu pengetahuan utama dan insan pendidikan yang berilmu serta memiliki keutamaan luhur.
Baca Juga:
Keluarga Besar PWI Jambi Berduka, Hery Rawas Mantan Sekretaris PWI Jambi Tutup Usia
Perayaan HUT ke-63 semakin istimewa karena sekolah tersebut meraih juara umum tingkat SMA se-Kabupaten Merauke.
Prestasi itu diraih melalui ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Sebanyak delapan siswa SMA St. Yoanes XXIII lolos dalam OSN bidang Astronomi, Biologi, Ekonomi, Geografi, Kebumian, dan Matematika. Sementara satu siswa lolos pada FLS3N bidang Penulisan Cerpen.
Baca Juga:
Gubsu Bobby Kunjungi Sekolah dan Tinjau Pembangunan Jalan di Nias Utara
Pada tingkat Provinsi Papua Selatan, dua siswa berhasil meraih juara OSN. Levaneyckha Guevara Lefteuw menjadi juara bidang Ekonomi, sedangkan Grace Natalia Priciliya Apitulay meraih juara bidang Biologi.
Keduanya berhak mengikuti babak semifinal tingkat nasional pada 2026.
Sementara itu, pada FLS3N bidang Penulisan Cerpen, siswa SMA St. Yoanes XXIII meraih posisi kedua tingkat Provinsi Papua Selatan.