WahanaNews.co | Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Madrasah Fest 2023 yang merupakan ajang siswa untuk mengembangkan bakat dan minat dalam bidang ilmu keagamaan.
Madrasah Fest adalah olimpiade tahunan bagi siswa madrasah se-Indonesia dalam bidang Al-Quran, hadis, dan kitab klasik.
Baca Juga:
Lebaran 1446 H Tanpa Perbedaan, Kemenag: 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI M. Ali Ramdhani mengatakan kompetisi ini adalah wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat dalam bidang ilmu keagamaan. "Pemerintah perlu memotivasi siswa madrasah agar selalu meningkatkan intelektual, emosional, dan spiritual, berdasarkan nilai-nilai agama," katanya dalam keterangan resminya DI Jakarta kepada media, Sabtu (13/8/2023).
Dalam acara yang digelar Kemenag di Gading Serpong, Tangerang, Banten, ia mengharapkan melalui Madrasah Fest dapat menumbuhkembangkan budaya literasi keagamaan yang lurus dalam suasana kompetisi yang sehat di kalangan siswa madrasah.
Ali mengatakan Madrasah Fest 2023 dilaksanakan dalam rangka membumikan nilai-nilai keagamaan pada siswa madrasah.
Baca Juga:
Menanti Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Minggu atau Senin?
"Di era digital yang disruptif, Kemenag berupaya menjaga keilmuan keagamaan Islam yang saat ini eksis bersama ilmu sains dan sosial," bebernya.
Gelaran Madrasah Fest tahun ini diikuti 817 peserta dari 34 provinsi di Indonesia. Para peserta terdiri atas 508 Madrasah Aliyah (MA), 227 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 82 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Terdapat lima mata lomba utama yaitu Memorizing Holy Qur’an (hafalan Al-Qur'an), Explaining Holy Qur’an (pemahaman Al-Qur'an), Memorizing Hadith (hafalan hadis), Reading Islamic Turats (membaca kitab klasik), dan Islamic Issues Debate Contest (debat keislaman).