WAHANANEWS.CO - Pemerintah berencana melibatkan TNI dalam pembekalan penerima beasiswa LPDP, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto menyebut langkah itu dilakukan agar mahasiswa tidak mengalami culture shock saat menempuh studi di luar negeri.
Brian mengatakan keterlibatan institusi pertahanan negara tersebut juga ditujukan untuk menanamkan kedisiplinan serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan bagi para penerima beasiswa.
Baca Juga:
Strategi Hemat Liburan, Ini Waktu Terbaik Pesan Hotel agar Murah
"Supaya mereka tidak culture shock dan semacamnya. Termasuk disiplin. Penguatan kebangsaan juga ada," ujarnya kepada wartawan, Minggu (3/5/2026).
Menurut Brian, pembekalan dari TNI penting agar para penerima beasiswa memiliki kesiapan mental dan semangat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia menilai para peserta LPDP perlu dibekali nilai kerja keras, kedisiplinan, serta semangat nasionalisme sebelum berangkat ke luar negeri.
Baca Juga:
Warga Sitinjo Dairi Gotong Royong Perbaiki Longsor
"Jadi intinya sih LPDP ini butuh muatan-muatan disiplin, kerja keras, kebangsaan," tuturnya.
"Kenapa, supaya ketika belajar mereka nanti mereka ada semangat bagaimana setelah kembali ke Indonesia bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk bangsa kita," imbuhnya.
Meski demikian, Brian menjelaskan personel TNI yang akan dilibatkan dalam program pembekalan tersebut masih dibahas kriterianya.
"Nanti itu belum ditentukan. Tentu dari yang pernah berpengalaman," kata dia.
Rencana pelibatan TNI dalam proses pembekalan LPDP itu pun menuai sorotan publik.
Sebelumnya, sejumlah media melaporkan TNI akan terlibat dalam kegiatan pembekalan luar ruangan bagi penerima beasiswa LPDP angkatan tahun ini.
Brian yang sebelumnya dikenal sebagai akademisi dari Institut Teknologi Bandung menyebut seluruh konsep pelaksanaan masih dalam tahap pembahasan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]