Kepala Sekolah harus melalui 2 tahap seleksi untuk mengikuti Program Sekolah Penggerak ini seleksi tahap 1, yaitu: pendaftaran, pengisian biodata (CV), pengisian esai, unggah dokumen, sekolah yang dinyatakan lolos di tahap 1 berhak mengikuti seleksi tahap berikutnya, seleksi tahap 2 berupa simulasi mengajar dan wawancara.
Ada 10 kriteria seleksi yang harus dipenuhi kepala sekolah sehingga sekolahnya ditetapkan sebagai pelaksana Program Sekolah Penggerak yaitu memiliki tujuan/misi, mampu mengambil keputusan strategis, mampu memimpin perubahan, memiliki kemampuan melaksanakan pelatihan dan pembimbingan, mampu membangun hubungan kerjasama, memiliki orientasi belajar, memiliki daya juang/resiliensi, memiliki kematangan beretika, mampu memimpin implementasi, mampu mendorong inovasi.
Baca Juga:
Maruli Siahaan, Anggota DPR RI Komisi XIII, Ziarah ke Makam Leluhur di Tapanuli Utara
Tentunya bagi sekolah banyak sekali manfaat yang diperoleh dengan mengikuti Program Sekolah Penggerak ini, yaitu: meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu 3 tahun ajaran, percepatan digitalisasi sekolah, percepatan pencapaian profil Pelajar Pancasila, meningkatnya kompetensi kepala sekolah dan guru, kesempatan untuk menjadi katalis perubahan bagi sekolah lain, mendapatkan pendampingan intensif untuk transformasi sekolah, dan memperoleh tambahan anggaran untuk pembelian bahan ajar bagi pembelajaran dengan paradigma baru.
Kepala SMAN 1 Simangumban, Saroha Nababan menyampaikan rasa suka citanya atas terpilihnya SMAN 1 Simangumban sebagai Pelaksana Program Sekolah Penggerak.
”Dengan terpilihnya sekolah kami sebagai salah satu pelaksana Program Sekolah Penggerak merupakan proses bagi kami menuju sekolah yang lebih unggul dan berkualitas,” ujar Kepala SMAN 1 Simangumban.
Baca Juga:
Sempat Ditutup Akibat Longsor, Jalur Lintas Tapanuli Utara-Tapanuli Selatan Kembali Dibuka
Menurut Nababan, sekolah yang dipimpinnya tersebut telah mengalami peningkatan prestasi akademik, kecuali segi fisik bangunan.
Saat ini sekolah telah banyak butuh rehablitasi dan pembenahan seperti perbaikan ruang perpustakan yang milenial dan aula, ruang kelas juga mengalami butuh perbaikan,” ungkapnya.
Saroha Nababan berharap, SMAN 1 Simangumban tetap komitmen dalam meningkatkan mutu sekolah untuk dapat mencetak generasi-generasi penerus yang berprestasi, semoga SMA N1 Simangumban dapat terus meningkatkan mutu sekolah kedepan, harapnya.