Hingga kini, masih terdapat 139 gardu distribusi yang membutuhkan penanganan lanjutan, terutama di wilayah dengan medan berat dan tingkat kerusakan tinggi.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, mengatakan bahwa tim di lapangan masih terus berupaya menormalkan gardu-gardu tersebut dengan memperhatikan faktor keselamatan dan kondisi alam.
Baca Juga:
Jangkau 3T, ALPERKLINAS Dorong Daerah Tiru Program PLTS Koperasi Merah Putih Kolaborasi dengan Kemenkop-Pertamina di Pulau Sembur
“Kami terus mengupayakan perbaikan gardu-gardu distribusi yang masih terdampak, termasuk jaringan distribusi dan sarana pendukung lainnya. Petugas kami bekerja menyesuaikan kondisi infrastruktur dan medan, dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan pasokan listrik,” jelas Eddi.
Ia menambahkan, cuaca yang tidak menentu serta rusaknya akses jalan menjadi tantangan utama dalam mobilisasi alat berat dan material ke lokasi-lokasi yang masih terisolasi.
Namun demikian, PLN memastikan komitmennya untuk menyelesaikan pemulihan secara bertahap hingga seluruh wilayah kembali teraliri listrik secara normal.
Baca Juga:
Akses Sulit Tak Jadi Hambatan, Operasi Udara Perkuat Listrik Desa Aceh
Pemulihan kelistrikan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi, sosial, dan layanan publik di Aceh Tengah, sekaligus menjadi penopang utama bagi masyarakat untuk bangkit pascabencana.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.