WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) terus memperkuat dukungannya terhadap sektor agrikultur dan kelautan melalui Program Electrifying Agriculture (EA) dan Electrifying Marine (EM).
Hingga tahun 2025, jumlah pelanggan yang memanfaatkan kedua program tersebut tercatat mencapai 390.034 pelanggan.
Baca Juga:
Jumlah SPKLU Tembus 4.655 Unit, PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Angka ini meningkat sekitar 30 persen secara year on year (YoY) dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebanyak 300.535 pelanggan.
Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap pemanfaatan energi listrik dalam mendukung aktivitas produktif.
Melalui program EA dan EM, PLN menghadirkan suplai listrik yang andal, efisien, serta lebih ramah lingkungan guna meningkatkan produktivitas usaha sekaligus menekan biaya operasional di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan industri kelautan.
Baca Juga:
Jakarta Electric PLN Mobile Tekuk BJB Tandamata 3-0, Asa Final Four Proliga 2026 Terjaga
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa program EA dan EM ini merupakan bagian dari strategi PLN dalam mendorong transisi energi berkelanjutan, katahanan ekonomi masyarakat, hingga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.
PLN terus bersinergi dengan pemerintah dalam memperluas program listrik masuk sawah. Melalui program Electrifying Agriculture, para petani di Kabupaten Seluma, Bengkulu, memanfaatkan pompanisasi berbasis listrik untuk menghemat bahan bakar sekaligus meningkatkan hasil panen secara signifikan.
“PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendorong produktivitas ekonomi rakyat melalui berbagai program berkelanjutan. Dengan pemanfaatan listrik yang efisien dan ramah lingkungan, kami mendorong pelaku usaha untuk mengadopsi teknologi modern berbasis listrik yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil produksi,” ujar Darmawan.