Pelatih Kepala Jakarta Electric PLN Chamnan Dokmai sangat bangga dengan capaian yang diraih oleh anak asuhnya. Dari waktu ke waktu permainan anak asuhnya terus meningkat hingga bisa menjadi runner up.
"Kuncinya adalah tekad. Semua pemain kami menjadi satu dan memiliki tekad kuat untuk menampilkan yamg terbaik. Namun, hasil akhir memang belum berpihak pada tim kami," tutur Chamnan.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Pada set pertama, Jakarta Electric PLN belum tampil lepas. Pelatih Jakarta Electric PLN Chamnan Dokmai terpaksa mengambil time out cepat saat timnya tertinggal dengan skor 2-5.
Hingga paruh babak pertama, Jakarta Electric PLN masih sering melakukan penerimaan bola pertama yang membuat serangan tidak efektif. Jakarta Electric PLN tertinggal dengan skor 9-16 dan mengakhiri set dengan skor 21-25.
Pada set kedua, permainan berjalan sengit dan kedua tim saling berbalas poin. Memasuki technical time out pertama, Jakarta BIN unggul dengan 7-8.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
Pada paruh set kedua, Jakarta Electric PLN mampu bermain lebih rapi dan menekan, sehingga membuat mereka unggul dengan skor 16-12. Namun, Jakarta Electric PLN kembali kehilangan fokus dan tertinggal dengan skor 21-19. Smashkeras pemain Jakarta BIN, Kara Bajema menutup skor set kedua dengan 20-25.
Pada awal set ketiga, permainan kembali berlangsung ketat. Memasuki technical time out pertama, Jakarta BIN unggul 7-8. Pemain Jakarta Electric PLN kembali kehilangan fokus jelang akhir set yang membuatnya tertinggal 16-19.
Di akhir set, block Jakarta Electric PLN mampu menahan serangan Jakarta BIN dan membuat kedudukan 22-21. Jakarta Electric PLN berhasil memenangkan set ketiga. Pukulan Yolla Yuliana menutup set ketiga dengan skor 25-23 dan pertandingan berlanjut ke set keempat.