Proses relokasi jaringan dilakukan dengan memanfaatkan emergency tower dan berlangsung sekitar 3,5 jam.
Selama pekerjaan berlangsung, dilakukan pemadaman sementara secara terukur guna memastikan keselamatan petugas di lapangan serta masyarakat sekitar.
Baca Juga:
Puncak Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Tinjau Kesiapan SPKLU Layani Pemudik Kendaraan Listrik
Setelah relokasi rampung, kondisi sistem kelistrikan kembali dinyatakan aman dan andal.
PLN juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang terlibat serta pengertian masyarakat selama proses pengamanan berlangsung.
Di tengah ketinggian, petugas PLN melakukan relokasi tower jaringan transmisi 150 kV jalur Bireuen-Takengon untuk memastikan keandalan listrik tetap terjaga pascalongsor.
Baca Juga:
PLN Siagakan 439 SPKLU di Jalur Mudik Jatim–Bali, Pemudik EV Kini Lebih Tenang
“Pekerjaan ini tidak mungkin berhasil tanpa kolaborasi dengan para stakeholder, untuk itu kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri, dan terima kasih atas dukungan serta pengertian masyarakat selama proses pengamanan berlangsung,” imbuhnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera, Amiruddin, menegaskan bahwa menjaga keandalan sistem kelistrikan dan kontinuitas pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama PLN dalam setiap kondisi.
Proses penyambungan kabel tegangan tinggi ke emergency tower yang berlokasi lebih jauh dari area longsoran untuk relokasi jaringan transmisi 150 kV Bireuen-Takengon.