WahanaNews.co | Pulau Papua, tepatnya Jayapura dan Abepura kini punya tempat nongkrong baru. Yakni, Jenama Starbucks yang kembali memperluas jangkauannya di Indonesia dengan membuka gerai baru di dua lokasi tersebut.
"Papua adalah provinsi yang berkembang dengan potensi untuk menjadi lebih kuat dari segi ekonomi hingga pariwisata," ujar Anthony McEvoy, pemimpin PT Sari Coffee Indonesia sekaligus pemegang lisensi merek Starbucks di Indonesia, dalam siaran resmi, Jumat (30/9/2022).
Baca Juga:
Gubernur Papua: Masa Depan Papua Ditentukan Kualitas Pendidikan Hari Ini
Ia menjelaskan, tahun ini pihaknya punya rencana untuk hadir di 10 kota baru di Indonesia, salah satunya Jayapura.
Dia berharap, dibukanya gerai baru akan membuat jenama itu lebih dekat dengan pelanggannya sekaligus berkontribusi pada pengembangan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Gerai di Mal Jayapura dibuat dengan karakteristik arsitektur dari bentuk Rumah Honai dengan tata letak melingkar, atap kerucut, cladding vertikal, dan pintu masuk tunggal.
Baca Juga:
Pemprov Papua Lakukan Penataan Manajemen ASN Sesuai Kompetensi dan Profesionalisme untuk Pengelolaan Birokrasi
Karya seni di dalam gerai menggambarkan perjalanan kopi yang menceritakan kisah komunitas petani kopi, kerajinan barista, dan koneksi pelanggan. Gaya karya seni yang berani dan penuh warna ini terinspirasi oleh motif dan pola batik tradisional dari Papua.
Gerai jenama ini pertama kali membuka gerai di Indonesia dua dekade lalu dan berekspansi ke 41 kota.
Pada 2020, Starbucks membuka Community Store pertama di lingkungan Tanah Abang Jakarta, untuk menciptakan peluang pendidikan bagi kaum muda di Tanah Abang, diikuti oleh Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program (SCYEP) dalam mendukung pemberdayaan kaum muda.