WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) kembali menegaskan kesiapan dan komitmen kuatnya dalam mendukung pengembangan ekosistem Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Indonesia.
Sebagai offtaker utama listrik dari proyek-proyek waste-to-energy yang digagas pemerintah, PLN memastikan siap mengawal seluruh rencana pembangunan PLTSa agar dapat beroperasi dan terintegrasi dengan sistem kelistrikan nasional.
Baca Juga:
Sepanjang 2025, PLN Salurkan Manfaat TJSL ke 701 Ribu Penerima di 38 Provinsi
Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan Bloomberg Technoz Ecoverse yang digelar di Jakarta, Rabu, (26/11/2025), yang mempertemukan pemerintah, industri energi, dan investor untuk membahas masa depan energi bersih di Tanah Air.
Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pemerintah mulai mengakselerasi pembangunan PLTSa mulai tahun depan sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah dan penyediaan energi ramah lingkungan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dalam pidatonya menyampaikan bahwa Indonesia akan membangun PLTSa mulai 2026. Pembangunan PLTSa ini sangat penting untuk mengurangi permasalahan sampah dan mendorong perkembangan sektor pariwisata Indonesia. (Foto:Dok.Bloomberg Technoz)
Baca Juga:
Dorong Mobilitas Hijau, SPKLU Signature ZORA Hadir dengan Teknologi AI dan Ultra Fast Charging
“Melalui Danantara, Indonesia sudah berkomitmen membangun PLTSa, di mana tujuh proyek direncanakan dibangun pada 2026,” kata Airlangga.
Airlangga menyatakan bahwa pembangunan PLTSa ini sangat penting untuk mendorong perkembangan sektor pariwisata Indonesia.
Ia menilai bahwa kota yang bebas dari sampah akan membantu memperbaiki ekosistem pariwisata.