"Mengapa holding ini terbentuk untuk memperkuat bagaimana kita ikut pembangunan ekosistem EV baterai. Mobil listrik ini kita harus ikut, karena ini perubahan yang terjadi dan jantungnya di PLN," ungkap Erick.
Oleh sebab itu, dia mendesak agar pabrikan mobil listrik yang ada di Indonesia dapat mengikuti kebijakan yang dibuat PLN. Misalnya seperti tipe colokan di charging station. Ia berharap Indonesia yang dapat menentukan colokan tersebut.
Baca Juga:
Zulhas Bertemu Jokowi di Istana Empat Mata, Sebut Bahas Pilpres 2024
"Hal kecil yang saya berbicara, charging dari listrik saya lihat charging ini bentuknya macam-macam, Ada yang bulat ada yang gepeng kebayang gak kalau colokan listrik di Indonesia beda-beda ini market kita. Kalau bisa colokan mobil kita yang nentuin kalau gak jangan isi listrik di sini," kata Erick. [tum]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.