Meski demikian, Agus mengakui industri perhiasan nasional masih menghadapi sejumlah tantangan. Beberapa di antaranya adalah ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi harga bahan baku, perubahan preferensi konsumen, hingga tuntutan transformasi digital yang semakin cepat.
Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha agar industri perhiasan nasional mampu beradaptasi terhadap berbagai perubahan sekaligus tumbuh secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Kemenperin Percepat Transformasi Digital Industri Manufaktur Lewat Pendampingan PIDI 4.0
“Kami berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus berkolaborasi dalam membangun ekosistem industri perhiasan yang kuat, inovatif, dan berdaya saing global sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” ujar Agus.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.