"Belum lagi, ketika rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) benar-benar terjadi tentunya akan berdampak pada harga berbagai komoditas," tuturnya.
Sepanjang Agustus 2022, tercatat memang ada beberapa komoditas yang harga jualnya naik, seperti telur dan beras, tetapi andilnya tidak cukup besar.
Baca Juga:
Diskon Listrik 50 Persen Serap Rp13,6 Triliun, Inflasi Lebih Terkendali
Sedangkan komoditas cabai merah, cabai rawit dan minyak goreng yang mengalami penurunan harga justru memberikan andil cukup besar sehingga terjadi deflasi.
"Dari 11 kelompok yang mengalami deflasi hanya satu kelompok, yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,18 persen. Sembilan kelompok lainnya mengalami inflasi dan satu kelompok stabil," ujarnya. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.