Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 2025, KAI mengingatkan masyarakat untuk tidak membeli tiket melalui media sosial yang tidak resmi.
“Kami mengimbau calon pelanggan yang belum memperoleh tiket untuk mempertimbangkan pergeseran jadwal perjalanan mudiknya. Jangan membeli tiket dari sumber yang tidak bekerja sama dengan KAI guna menghindari risiko penipuan atau tiket yang tidak sah. Tiket resmi dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI atau situs resmi booking.kai.id,” jelas Anne.
Baca Juga:
Jumlah Penumpang Kereta Api Daop 1 Jakarta Tembus 738 Ribu di H-2 Lebaran
KAI juga mengingatkan bahwa satu tiket berlaku untuk satu nama, sehingga pelanggan harus memastikan tiket sesuai dengan identitas yang tertera di KTP.
Selain itu, KAI telah menerapkan teknologi face recognition yang terkoneksi dengan sistem tiket. Fasilitas ini sudah tersedia di 21 stasiun utama, termasuk Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya Gubeng.
Teknologi ini tentunya juga akan memudahkan pelanggan saat proses boarding tanpa perlu menunjukkan tiket fisik atau identitas secara manual.
Baca Juga:
Menteri PPPA Tinjau Fasilitas dan Layanan Perempuan dan Anak di Kereta Api bagi Pemudik Lebaran
Seluruh calon pelanggan diimbau untuk selalu memverifikasi setiap transaksi tiket sebelum melakukan pembayaran.
Jika ada pertanyaan atau keraguan mengenai pembelian tiket, pelanggan dapat menghubungi layanan pelanggan KAI.
“Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121 melalui telepon 121/ (021) 121, WhatsApp 0811-1211-1121, email [email protected], atau media sosial resmi KAI,” pungkasnya.