WahanaNews.co, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong perluasan pasar ekspor produk Indonesia melalui penyelenggaraan kegiatan jejaring bisnis (business networking) yang mempertemukan pelaku usaha nasional dengan perwakilan kedutaan besar negara mitra. Kegiatan ini digelar pada Kamis (15/1) di Ruang Permanent Trade Exhibition (PTE), Kementerian Perdagangan, Jakarta.
Jejaring bisnis tersebut menghadirkan diskusi langsung antara empat pelaku usaha Indonesia dan perwakilan kedutaan besar dari enam negara mitra, yakni Yordania, Nigeria, Pakistan, Amerika Serikat, Sudan, dan Iran. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag.
Baca Juga:
Mendag: ATTEC Perkuat Komunikasi Bisnis dan Dorong Ekspor Indonesia
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendampingi dan memfasilitasi pelaku usaha nasional agar mampu bersaing di pasar global.
“Melalui penyelenggaraan kegiatan jejaring bisnis ini, Kemendag menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memfasilitasi para pelaku usaha nasional agar mampu bersaing di pasar global serta meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Fajarini dalam keterangan terpisah.
Empat perusahaan unggulan Indonesia yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yakni PT Herisa Dwi Sejahtera, Moonbizt Oathentic.id, PT Victoria Care Indonesia Tbk, dan PT Mula Dravya Nusantara. Keempatnya memaparkan potensi produk yang telah memenuhi standar global dan siap menembus pasar internasional.
Baca Juga:
Mendag Busan Ajak Mahasiswa Manfaatkan Program Kemendag untuk Jadi Eksportir
PT Herisa Dwi Sejahtera, misalnya, memperkenalkan produk turunan kelapa premium seperti briket dan kelapa parut kering (desiccated coconut) yang telah menembus pasar Eropa dan Timur Tengah. Moonbizt Oathentic.id mempresentasikan produk makanan sehat berbasis nabati yang dikembangkan bersama petani lokal di Bandung dan Bali.
Sementara itu, PT Victoria Care Indonesia Tbk memaparkan produk perawatan diri melalui merek Herborist dan Miranda yang telah diekspor ke berbagai negara di kawasan Asia. Adapun PT Mula Dravya Nusantara mempromosikan biji kopi Arabika dan Robusta pilihan yang bersumber langsung dari petani di Lampung dan Jawa Barat.
Kegiatan jejaring bisnis ini dibuka sekaligus dimoderatori oleh Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag, Bayu Wicaksono Putro. Ia menyampaikan bahwa forum ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat konektivitas pelaku usaha nasional dengan pasar global.