Salah satu langkah penting adalah pengiriman tower emergency dari Jakarta ke Banda Aceh menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU.
Pengiriman tambahan juga dilakukan melalui jalur darat dan laut dengan dukungan TNI AD dan kepolisian.
Baca Juga:
PLN UID Jabar Perkuat Kompetensi EV di SMKN 8 Bandung, Dari Teori Jadi Praktik Nyata
Personel PLN dan TNI Angkatan Darat mengangkut material tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) ke dalam truk di Landasan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh, Minggu (30/11/2025). Material ini akan didistribusikan ke lokasi-lokasi pembangunan emergency tower di titik tower SUTT terdampak yang dapat diakses melalui jalur darat.
Darmawan turut mengapresiasi Polri yang mengamankan jalur komunikasi dan membantu membuka akses ke lokasi terdampak.
Sementara itu, TNI AD memobilisasi truk dan pasukan untuk mengangkut perlengkapan, bahkan helikopter disiagakan untuk membawa material tower ke daerah yang tak mungkin ditembus kendaraan darat.
Baca Juga:
Tekan Emisi dan Hemat Energi, PLN Resmikan Program Clean Energy Day
Petugas PLN bersama Personel TNI melakukan pendistribusian material tower, genset, dan bantuan di wilayah Bireuen, Aceh menggunakan helikopter, Minggu (30/11/2025). Saat ini, PLN terus berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mendorong percepatan recovery kelistrikan pascabencana di Aceh.
"Kami harus menggunakan helikopter untuk membawa material ke lokasi. Ada helipad yang perlu dibuka, dan di sana pasukan dari TNI dan Kepolisian ikut membantu. Kekompakan ini menjadi kekuatan besar dalam percepatan pemulihan," kata Darmawan.
Selain memulihkan instalasi listrik, berbagai kegiatan kemanusiaan turut diperkuat.