WahanaNews.co | Penipuan berkedok PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC yang marak di media sosial membuat KCIC angkat bicara.
KCIC meminta masyarakat untuk waspada terhadap penipuan berkedok investasi yang mengatasnamakan perusahaan.
Baca Juga:
Gelapkan Dana Gereja Rp28 Miliar, Andi Hakim Diciduk Usai Pulang dari Luar Negeri
Untuk informasi, sebelumnya beredar postingan sosial media yang menampilkan foto kereta cepat Whoosh yang disandingkan dengan penawaran harga saham.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menegaskan bahwa KCIC bukan merupakan perusahaan Tbk, sehingga dapat kami pastikan informasi jual beli saham tersebut adalah penipuan.
“Hingga saat ini, KCIC belum menerima laporan dari pihak manapun terkait adanya korban. Namun KCIC mendapatkan banyak pertanyaan dari masyarakat menanyakan kebenaran informasi yang beredar di sosial media tersebut,” ujar Eva dalam keterangan kepada media, Sabtu (5/10/2024).
Baca Juga:
Investasi Bodong WNA Yaman Terungkap, Imigrasi Muara Enim Ambil Tindakan Deportasi
Dalam keterangannya Eva menyebut KCIC mengingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam mencerna informasi yang berada di media sosial.
"Pastikan kebenaran info yang beredar melalui media sosial maupun situs resmi perusahaan," sambung dia.
Eva menambahkan, masyarakat diimbau untuk melaporkan segala bentuk informasi palsu yang mengatasnamakan KCIC ke Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC di 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke [email protected], serta Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.