Sofjan Wanandi merupakan pendiri dari Santini Group. Perusahaan ini berdiri pada 1994. Sebelum menjadi Santini Group, perusahaan Sofjan Wanandi ini bernama Gemala Group yang merupakan gabungan dari bisnis otomotif keluarga. Perusahaan ini kemudian merambah ke sektor farmasi dan kimia.
Barulah pada 1988, perusahaan ini kembali melebarkan sayap bisnisnya ke bidang properti. Santini Group juga berhasil membeli saham klub sepak bola Inggris yakni Tranmere Rovers.
Baca Juga:
Utusan Khusus Rusia Kirill Dmitriev Umumkan Pembicaraan dengan Perwakilan Pemerintahan Trump
Berdasarkan data Forbes 2020, kekayaan Sofjan Wanandi tercatat sebesar USD580 juta atau sekitar Rp8,78 triliun.
4. Edwin Soeryadjaya
Edwin Soeryadjaya merupakan penerus dari PT Astra International yang didirikan sang ayah, William Soeryadjaya. Pada 1990, Edwin Soeryadjaya sempat mendirikan Bank Summa.
Baca Juga:
Laba Bersih 2024 Moncer Rp378,8 Miliar, SeaBank Untung Terus Tiga Tahun Berturut-turut!
Iajuga diketahui sempat menjabat sebagai Direktur Ortus Group, perusahaan yang bergerak di bidang medikal, finansial, dan telematika.
Berdasarkan data Forbes 2022, kekayaan Edwin Soeryadjaya mencapai USD1,8 miliar atau setara dengan Rp27,3 triliun.
5. Jacob Soetoyo