WahanaNews.co, Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia pada November 2025 kembali mencatatkan surplus sebesar USD 2,66 miliar. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan surplus pada Oktober 2025 yang tercatat USD 2,39 miliar, sekaligus memperpanjang tren surplus neraca perdagangan Indonesia selama 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa surplus neraca perdagangan pada November 2025 terutama ditopang oleh kinerja positif sektor nonminyak dan gas (nonmigas). Pada periode tersebut, neraca perdagangan nonmigas mencatatkan surplus sebesar USD 4,64 miliar, sementara sektor migas masih mengalami defisit.
Baca Juga:
Buka Perdagangan Bursa Berjangka Komoditi Tahun 2026, Wamendag Roro Optimistis Industri PBK Kian Bersinar
“Capaian neraca perdagangan pada November 2025 melanjutkan tren surplus selama 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Neraca perdagangan nonmigas mencatat surplus USD 4,64 miliar, sedangkan neraca migas mencatat defisit USD 1,98 miliar,” ujar Budi Santoso dalam keterangannya.
Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari–November 2025 mencatatkan surplus sebesar USD 38,54 miliar. Nilai ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni USD 29,24 miliar pada Januari–November 2024.
Surplus tersebut didorong oleh kinerja perdagangan nonmigas yang mencapai USD 56,15 miliar, meskipun masih dibayangi defisit migas sebesar USD 17,61 miliar.
Baca Juga:
Kemendag Peduli Salurkan 100 Tenda Darurat untuk Pedagang di Pasar Kuala Simpang
Adapun surplus nonmigas sepanjang Januari–November 2025 terutama disumbang oleh perdagangan dengan sejumlah negara mitra utama. Amerika Serikat menjadi penyumbang surplus terbesar dengan nilai USD 19,21 miliar, diikuti India sebesar USD 12,16 miliar dan Filipina sebesar USD 7,72 miliar.
[Redaktur: Alpredo]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.